Apa yang akan terjadi jika Anda terus minum air laut untuk bertahan hidup di pulau terpencil? Bisakah Anda merebus airnya sehingga aman untuk diminum ?
Meminum air laut akan membunuh anda dengan sangat cepat, lebih cepat bila dibandingkan dengan tidak minum air sama sekali. Garam yang terkandung di air laut akan menyebabkan dehidrasi dengan sangat cepat, salah satunya, dan ginjal anda secara bertahap akan gagal membuang kelebihan garam tersebut. Cara yang buruk untuk mati.
Ya, anda bisa menghilangkan kandungan garam dan alga dan organisme laut yang sangat kecil dengan mendestilasi air laut. Namun merangkai botol-botol, wadah, dan panci di atas api bukanlah “cara paling mudah, metode paling mudah yang dapat dilakukan di alam liar”, seperti yang orang-orang sarankan.
Cara paling mudah, metode paling mudah yang dapat dilakukan di alam liar adalah mengumpulkan air hujan, yang mana sudah terdestilasi secara alami. Itulah metode dasar yang dilakukan oleh orang-orang yang selamat yang pernah hilang di lautan atau di pulau antah berantah berdasarkan sejarah umat manusia.
Namun bagaimanapun, kita tidak bisa menjamin kapan hujan akan turun dalam periode waktu tertentu, dan manusia bisa meninggal karena kehausan kurang dari satu minggu. Kita tidak punya banyak waktu.
Metode teknologi tingkat bawah adalah tenaga surya, hanya dengan menggunakan wadah kecil (gelas atau kaleng) dan selembar plastik bening:
1. Buatlah lubang di pasir
2. Isi lubang tersebut dengan air laut, yang mana akan cepat diserap oleh pasir
3. Letakkan wadah di tengah lubang tersebut
4. Tutup lubang itu dengan plastik bening
5. Amankan pinggirannya dengan menyimpan batu dan pasir
6. Taruh batu kecil di tengah plastik
Tenaga surya akan mengevaporasi air yang ada di dalam pasir, lalu air yang terjebak di plastik akan jatuh dan terkumpul di wadah. Metode ini membutuhkan banyak waktu, tapi anda benar-benar tidak punya metode yang lebih bagus yang dapat dilakukan.
Tidak butuh api, tidak butuh bahan bakar, tidak butuh panci, tidak butuh botol-botol yang harus dibawa kemana-mana. Cukup dengan melipat plastik dan menyimpannya di saku anda jika anda ingin berpindah tempat, kemudian anda dapat merangkai tenaga surya dalam hitungan menit dan dimana saja.
Semakin besar plastik dan juga lubang yang dibuat, semakin banyak pula air yang terdestilasi yang dapat anda kumpulkan (dan lebih cepat). Bahkan tenaga surya yang kecil (katakan berdiameter 3 kaki (91,4 cm)) dan menghasilkan cukup air setiap harinya untuk manusia terhidrasi pada level bertahan hidup.
Jika anda cukup beruntung memiliki beberapa lembar plastik dan wadah, maka rangkai beberapa tenaga surya dan kumpulkan air secara bergilir.
Permasalahan berikutnya adalah tempat tinggal dan makanan, namun itu akan dibahas di postingan yang lain.
Komentar
Posting Komentar